PM2KM-ArjasariBANDUNG – Arjasari 26 Februari 2009, Sekitar 3 minggu yang lalu program Pelatihan kewirausahaan masyarakat (P2KM) ini berjalan diwilyah Arjasari Kabupaten Bandung, Dahsyat……masyarakat disana sangat antusias sekali mengikuti program ini, yang pada awalnya kita mentargetkan 10 orang untuk tahap pertama ternyata yang mendaftar lebih dari 60 orang. Hal ini membuat kami bahagia sekaligus bingung karena keterbatasan alat dan media lainnya, akhirnya kami putuskan untuk memprioritaskan beberapa yang diikutsertakan, ya..walaupun ada yg kecewa tapi mereka mau menunggu giliran untuk mengikuti program ini.

Menjadi sesusuatu yang baru bagi mereka dimana program ini dapat menambah wawasan dengan adanya Pusat Pelatihan Kewirausahaan Masyarakat (P2KM). mereka dapat berbagi pengalaman dan wawasan dalam bidang menjahit meskipun untuk itu mereka perlu menempuh jarak yang cukup jauh dari tempat pelatihan. Dengan semangat untuk berubah, dengan seksama mengikuti kegiatan belajar menjahit ini.  Jika dilihat dari jumlah peserta yang begitu banyak, maka dapat dikatakan program ini merupakan hal yang cukup diminati oleh masyarakat setempat.

Dengan segala keterbatasan, baik dari segi waktu ataupun peralatan, program ini tetap dijalankan dan treiner pun dengan senang hati mengisi materi.  Bahkan dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung dan lokasi yang sangat terjal dan cukup jauh dari mana-mana program ini tetap berjalan, melihat antusiasnya masyarakat membuat sang pelatih Jahit ini merasa terbakar semangatnya untuk melaksanakan amanah dalam memberikan pelatihan menjahit.

Target kita dalam waktu 3 bulan mereka sudah bisa memproduksi sendiri minimal celana bayi yang kemudian akan segera kami pasarkan, Alhamdulillah ada orang yang mau menampung hasil produk dari pelatihan ini sehingga masyarakat tidak akan dipusingkan dengan pemasaran karena itu menjadi tanggung jawab kami, sehingga mereka hanya akan memfokuskan diri dari memproduksi dengan memperhatikan quality dan kecepatan produksi,  itulah hal kami berikan untuk masyarakat semoga dapat menambah pendapatan bagi mereka dan kedepan dapat membantu saudaranya yang lain dan daerahnya sehingga menjadi ”Kampung Independen”. Dan itulah yang kami sebut Community Development pemberdayaan masyarakat dari Hulu ke Hilir. (Idang) ***