GempaKAB. BANDUNG BARAT – Gempa Bumi bumi telah terjadi di Pasir Halang dan Jambudipa, Kecamatan Cisarua Tanggal : 28/08/2011-16:05:59 WIB, Mag: 3.3 SR, Kedalaman: 10 Km, Lokasi: 6.92 LS 107.52 BT, Keterangan: Pusat gempa berada di darat 8 km Barat Bandung, Dirasakan MMI: II – III Bandung Posisi : Location : Pasir Halang: Latitude:-6.799255, Longitude: 107.563832. Jambudipa: Latitude: -6.816624, Longitude:107.570209. Kecamatan Cisarua: Latitude: -6.662053, Longitude: 106.936071 Wilayah : Desa Jambudipa dan Pasirhalang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pengungsi : Terdata 113 KK yang mengungsi Kerusakan : Data Sementara Kerusakan Desa yakni Desa Jambudipa dan Pasirhalang Kecamatan Cisarua: Rumah Rusak Parah: 6 , Rumah Rusak Sedang : 30, Rumah Rusak Ringan: 73 Kebutuhan : Kebutuhan Pokok Pengungsi dan ShelterPenanganan : Pemerintah Kecamatan Cisarua dan Pemeintahan Desa Setempat, PMI KBB mendirikan tenda darurat dan bantuan berupa makanan dan selimut menurut sumber dari Cucu Karyana Sumber : ICTD-AP,Media Kode Bencana : BI.28811

Desa Jambudipa dan Pasirhalang merupakan desa yang berada di daerah patahan lembang dan kedua desa tersebut merupakan daerah episentrum dari gempa cisarua. Daerah ini berapada pada lereng lembah cisarua, yang masyarakatnya bermatapencarian mereka kebanyakan adalah petani sayur dan peternak sapi perah.

Dalam kejadian gempa tersebut, khusunya di daerah kampung muril desa jambudipa kecamatan cisarua kab. Bandung barat sebagaian korban pengungsi sekitar 140 KK mereka masih tingal di tenda-tenda darurat yang telah disediakan oleh Depatemen Sosial.  Sementara itu untuk tanggap darurat pengadaan logistic dipasok dari bebagai bantuan yaitu dari depsos, pemerintah kabupaten dan masyarakat lain yang peduli terhadap bencana tersebut.  Akan tetapi menurut informasi dan hasil survey terkhir Best Cd kebutuhan logistic hanya cukup sampai hari sabtu tanggal 10 September 2011.

REKOMENDASI PROGRAM HASIL ASSESMENT

Untuk rekomendasi program ini kami membuat dengan 2 tahapan program yaitu tahapan evakuasi atau daruat dan tahap Recovery Pasca Bencana, seperti yang dijelaskan dibawah ini.

TAHAP DARURAT

  1. TK Darurat (TeKDar)/ Trauma Center

Terkait dengan banyak nya anak-anak yang dijumpai Tim pada saat kunjungan ini memberikan gambaran bahwa anak-anak disana perlu ditangani dalam hal psikologinya hal ini dikhawatirkan terjadinya trauma pada diri mereka, untuk itu tim ingin mendirikan Taman Kanak-Kanak Darurat (TK Darurat) dan ini sudah kami buat dibeberapa wilayah yang memang tidak ada fasilitas pendidikan usia dini, yang kebetulan disana memang belum terlihat aktifitas Taman kanak-kanak, dalam hal ini kita akan membentuk Tim untuk Trauma Healing yang akan kita kerjasamakan dengan Perguruan tinggi yang sedang mengadakan KKN ( Mahasiswa UPI). Selain Trauma Healing kita juga akan memperhatikan pola makan untuk meningkatkan Gizi yang biasanya terjadi pada korban bencana adapun program tersebut adalah salahsatunya pemberian Susu dipagi hari dengan Bubur kacang hijau atau Telor rebus selam kurang lebih satu Bulan sampai mereka kembali kerumah mereka dengan aman.

  1. Pemberian Sembako

Dikarenakan terbatasnya pemberi bantuan seperti yang disampaikan diatas bahwa persedian bahan makanan bagi pengungsi hanya sampai hari sabtu 10 September 2011, sampai saat kita assessment wilayah (8/10/2011) belum ada kepastian kapan ada pengiriman bantuan kembali. Atas dasar hal tersebut kami mengajak para dermawan dan perusahaan untuk menghimpun dana pengiriman sembako untuk 140 KK yang menjadi korban bencan gempa tersebut. Pemberian Sembako ini kami masukan sebagai program dikarenakan kekhawatiran kami tidak adanya bantuan sehingga korban semakin menderita.

  1. Pembentukan Relawan Lokal

Selain Balita Remaja disanapun cukup banyak dan ini akan kami himpun untuk menjadi relawan dalam membantu membangun desanya, hal ini pun kami masukan kedalam program Darurat (evakuasi Program) selain untuk menghilangkan perasaan trauma juga agar memiliki kepedulian terhadap desa nya sehingga mereka akan memberikan sebuah perubahan bagi desa tempat tinggalnya. Target Relawan ini adalah minimal 1 orang 1 KK, dengan kisaran usia 20 – 25 tahun (usia SMU keatas).

 TAHAP RECOVERY / PEMULIHAN

Dalam tahapan Recovery Pasca Bencana kami membuat program lebih kearah Pemberayaan masyarakat untuk memulihkan dari sisi ekonominya dan infra struktur walaupun untuk infrastruktur biasanya dilakukan oleh pemerintah, untukestimasi waktu dalam tahap ini biasanya kita lakukan antara 1 – 3 tahun.  Dalam tahapan ini kami menawarkan dua program yaitu :

  1. Program pemberdayaan Ekonomi ( Budidaya Jamur, Budidaya Sayur mayur, dan peternakan) itu hasil assessment awal.
  2. Pendirian Taman Kanak-kanak (TK) Gratis dikarenakan belum ditemukan adanya TK yang ada hanya pengajian sore saja sehingga pada jam-jam belajar masih banyak anak-anak usia dibawah lima tahun berada diluar.
  3. Sebagai penguatan SDM juga kami merekomendasikan untuk diadakan beberapa pelatihan terkait potensi ekonomi yang ada diwilayah tersebut.
  4. Pembentukan Lembaga Keuangan Mikro untuk menyelamatkan mereka dari bahaya rentenir.