Potret bersama Usai pelatihan pengelolaan keuangan UKM di desa kertawangi.BANDUNG BARAT – PT. PPA (Perusahaan Pengelola Aset) dan Best CD melaksanakan program Pelatihan Pengelolaan Keuangan UKM yang bertempat di Kp. Cisarua desa Kertawangi – Cisarua Kab.Bandung Barat, pada hari Senin – Selasa (27-28/12/2010). Jumlah peserta yang diikutsertakan mengikuti pelatihan ini berjumlah 30 orang dari latar belakang usaha yang berbeda.

Pembukaan acara seremonial dibuka oleh sambutan direktur Best CD, Kepala Desa dan pihak PT. PPA yang diwakili oleh ibu Harni. Untuk rangkaian materi, materi pembuka adalah motivasi “Menjadi Kaya Dengan usaha Kecil” yang disampaikan oleh Dian Akhadian, Manager BMT Rabbani. Materi II, yaitu “Financial Management” oleh Ilham Muhharom, dari Microfin Indonesia. Materi III adalah “Kiat-kiat dalam Perencanaan Keuangan” yang diisi oleh Kang Yudi, Ketua Pengurus BMT Itqon. Untuk materi terakhir, adalah tentang bagaimana mengatur pengeluaran secara bijak yang disampaikan oleh Moh. Rizani, Ketua Pengurus BMT Dana Ukhuwah Lembang.

“Tujuan pelatihan ini untuk memberikan penyadaran terhadap masyarakat tentang pentingnya mengelola keuangan mikro. Di pelatihan ini, bagaimana menambah kemampuan masyarakat tentang dasar-dasar pengelolaan keuangan bagi usaha kecil menengah. Selain itu, pelatihan ini diharapkan memberikan pemahaman tentang  pentingnya membuat laporan keuangan sebagai bentuk dari tanggung jawab penerima program kemitraan dan perbankan sehingga dapat dinilai secara akuntable.”  ujar Andri Safari, Direktur Best CD.

Andri Safari memaparkan juga bahwa program Bina Lingkungan yang dilakukan PT. PPA bekerjasama dengan Best Community Development (Best CD) ini adalah kali ketiga setelah pipanisasi air bersih, kemudian pelatihan pengolahan jamur tiram yang merupakan potensi lokal yang sedang dikembangkan di wilayah binaan PT. PPA di desa kertawangi Cisarua Lembang Kab.Bandung Barat. Kali ini adalah merupakan program kelanjutan yang ditujukan bagi penerima dan calon penerima program kemitraan antara masyarakat dengan PT. PPA.

Ia menambahkan bahwa Kp. Cisarua desa Kertawangi Kab.Bandung Barat ini memang banyak memiliki potensi lokal daerah yang salah satunya adalah jamur tiram, lokasi yang sangat menarik dan dikelilingin pegunungan inilah yang membuat usaha pertanian sangat cocok, namun yang menjadi kendala satelah mereka menerima dana bantuan, pinjaman, program, terkadang mereka tidak secara serta merta membuat laporan keuangan penggunaan dananya secara rapi, dan itulah yang membuat pengusaha kecil kurang berkembang.

“Dengan pelatihan yang dilakukan oleh Best CD selama dua hari itu memang sangat kurang sekali, masyarkat masih banyak yang kurang puas termasuk para pengisi materi yang kesemuanya adalah praktisi dibidang keuangan mikro, namun hal ini sebagai pembuka atau awalan bagi mereka (pengusaha kecil) untuk dapat menerapkannya secara bertahap.” Imbuhnya.

Sampai dengan acara ini berakhir, masyarakat cukup antusias, apalagi yang menyampaikan materi adalah para praktisi pengelola keuangan yang sudah biasa menghadapi masalah-masalah keuangan mikro. Dibubuhi tidak saja materi tapi simulasi dan ice breaking pelatihan ini yang membuat peserta tidak jenuh. “Pelatihan ini sangat menyenangkan dan penting. Apalagi materi pertama tentang Menjadi Kaya Dengan Usaha Kecil membuat motivasi saya terangkat dan bersemangat.” Ungkap salah satu peserta.***