Lele SangkuriangKAB. BANDUNG – Hari senin, (21/04/2014) Best CD mendampingi pelaksanaan panen lele yang dilaksanakan para peserta program budidaya lele binaan Baitulmaal Muamalat (BMM), yang bertempat di Pusat Budidaya Lele Sangkuriang, Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, Kab. Bandung. Panen lele ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh peserta program serta beberapa masyarakat setempat yang turut membantu acara panen tersebut.

“Program  Pengembangan Budidaya Lele Sangkuriang  sudah berjalan 4 bulan lebih. Di bulan April ini, kegiatan difokuskan kepada persiapan panen lele untuk 10 kolam karena melihat kondisi terbaru dari lele diperkirakan minggu ketiga atau keempat bulan ini diperkirakan lele sudah bisa dipanen.” Ujar Tyo, manajer operasional Best CD.

Ia melanjutkan bahwa total hasil panen dari program budidaya lele “Sangkuriang” di Desa Lebakwangi adalah 685 kilogram, dengan ukuran dan berat lele yang beragam, dari yang paling kecil hanya seberat 50 gram per ekor bahkan beberapa ekor mencapai kurang lebih 2 kilogram per ekornya.

“Persoalan panen kali ini, hasil panen lele yang terlalu kecil dan terlalu besar, ternyata pangsa pasarnya kurang menjanjikan, karena minat bandar dan konsumen terhadap lele dengan ukuran seperti itu sangat rendah. Solusi hemat kami, kedua ukuran tersebut mau tak mau harus diolah. Untuk mengolahnya, peserta program butuh mesin pengolah, misalnya untuk mengolah lele menjadi keripik lele membutuhkan mesin vacum fraying dan spinner, ” ungkapnya.

Selama panen tersebut,  para peserta program yang mengikuti panen ini tampak antusias melaksanakan panen pertama kalinya ini. Bapak imid, salah saru peserta program budidaya lele, mengaku senang dengan hasil panennya.  “Saya mah bangga akhirnya bisa panen. Keuntungan yang diperoleh dari panen ini memang masih sangat kecil, namun karena  kami  adalah peternak pemula (profesi para peserta program keseharian adalah petani-red) maka panen raya lele pada periode pertama ini bagi kami cukup memuaskan, berhasil. Mudah-mudahan ke depannya lebih baik,” ungkapnya.

Tetep Tarsiman, selaku pendamping lokal program, menambahkan bahwa dengan hasil panen pertama ini, diharapkan untuk panen kedua dan seterusnya para peserta program memperoleh laba yang lebih besar sehingga dapat menambah penghasilan keluarganya.

 “Terima kasih kami sampaikan kepada Baitulmaal Muamalat dan Best CD untuk program ini, mudah-mudahan program ini ke depannya bisa lebih maksimal mengembangkan potensi lokal wilayah Arjasari dan meningkatkan taraf hidup kami sebagai masyarakat Arjasari. “ paparnya. ***

Lele Sangkuriang