kandang komunalGARUT SELATAN – Pada hari Selasa (21/4/2015), Best CD bersama Bank Indonesia (BI)  Wilayah VI Jawa Barat dan Banten melaksanakan FGD (Focus Group Discussion) dengan agenda pembahasan rencana program kerja klaster yang bertempat di Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut Selatan.

Diskusi tersebut dihadiri oleh perwakilan ABRN, DISNAK Garut, UPTD Cikelet, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Kec. Cikelet dan perwakilan peternak sapi.

Manager operasional Best CD, Tyo Setiawan, memaparkan bahwa FGD ini membahas pelaksanaan pendampingan peternak sapi Garu Harapan Jaya dan pembahasan rencana program pengembangan klaster dan pemberdayaan di Cikelet untuk 3 tahun ke depan khususnya pemberdayaan peternak sapi potong.

“Diskusi ini merupakan kelanjutan atau hasil evaluasi dari pelaksanaan pembangunan kandang komunal yang berlokasi di desa Cijambe yang diberikan Bank Indonesia (BI) kepada kelompok peternak sapi ‘Garu Harapan Jaya’. Diharapkan semua pihak yang terlibat bisa mendukung program pemberdayaan tersebut,” ungkapnya.

Tyo menambahkan, pentingnya program pengembangan klaster dan pemberdayaan peternak sapi. “Bagi peternak sapi, pemberdayaan mulai dari pembinaan keorganisasian kelompok peternak, penguatan kompetensi peternak dengan pelatihan-pelatihan.”

Dengan pemberdayaan peternak ini, papar Tyo, diharapkan ada perubahan mindset peternak dari hanya beorientasi keuntungan pribadi menjadi berorientasi menebar manfaat dan mengoptimalkan potensi lokal daerahnya untuk anggota masyarakat lainnya.

“Dalam program ini, semua pihak yang terlibat diharapkan bisa melakukan program pembinaan peternak, sekaligus monitoring kondisi ternak, mulai dari kesehatan ternak, pakan dan sebagainya; serta pengadaan lahan hijau yang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak,” ungkapnya.

Cacah Nurhamsyah, dari Best CD, berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan peternak sapi potong di wilayah Garut Selatan. “Dengan meningkatnya kesejahteraan dan kompetensi peternak, diharapkan meningkatnya produksi dan suplai daging sapi lokal dengan begitu program klaster sapi potong ini bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor sapi serta bisa mengimbangi kenaikan inflasi,”tegasnya.***