IMG_20141226_132409KAB. BANDUNG – Tim Best CD kembali menyalurkan bantuan dari Baitulmaal Muamalat (BMM) dan BMS (Baitulmaal Mitra Sadaya) untuk korban banjir Kabupaten Bandung. Bantuan kali ini difokuskan untuk wilayah Cibadak, Ciputat, Parunghalang dan Bojongmalaka, di Kecamatan Baleendah. “Berdasarkan pantauan kami di lapangan beberapa hari yang lalu, daerah-daerah yang kena dampak bencana banjir di Kecamatan Baleendah sampai hari ini masih minim bantuan. Maka hari ini, bantuan BMM dan BMS terlebih dahulu kami prioritaskan untuk kecamatan Baleendah, ” ujar Tyo dari Best CD, pada hari Jumat (26/12/2014).

Bantuan BMM kali ini berupa peralatan bayi, makanan dan minuman. “Kami ucapkan terima kasih kepada BMM (Baitulmaal Muamalat) sebagai donatur yang masih konsisten menjadi lembaga yang memiliki kepedulian sosial. Jazakumullah Khairan Katsiran. Mudah-mudahan bantuan ini meringankan beban para korban bencana. Hari ini, alhamdulillah, bantuan telah kami salurkan langsung ke posko, tenda pengungsian dan ke warga-warga yang masih memilih bertahan di rumah mereka,” ungkap Dedi Purwanto, dari BMS.

Sejak hari kamis (18/12/2014), bencana banjir melanda 3 kecamatan di Kabupaten Bandung yaitu kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang. “Dampak bencana banjir tahun ini, lebih parah dari bencana-bencana sebelumnya yang rutin terjadi di Kabupaten Bandung. Banjir dengan ketinggian hampir 1 – 2,5 meter kali ini cakupan dampaknya lebih luas. Daerah-daerah yang sebelumnya tidak terkena banjir, tahun ini ikut tergenang juga, ” kata Tyo.

Ia mengungkapkan, masih banyak para pengungsi yang memilih bertahan di lantai 2 rumah mereka, karena masih bingung mau kemana. “Sebagian dari mereka menolak dievakuasi karena khawatir dengan harta benda mereka, sebagian yang lain mengaku tidak punya sanak saudara untuk mengungsi dan yang lainnya mengeluhkan tenda pengungsian yang sudah penuh.”

Dedi Purwanto menambahkan, memilih bertahan di rumah sangat membahayakan. Jika memilih mengungsi pun, harus waspada menggunakan perahu. “Kabar dari warga setempat, ada perahu yang terbalik ketika melintasi arus sungai, sampai hari ini 4 orang meninggal dan 6 orang masih hilang. Evakuasi perlu bantuan tim penyelamat dan perahu yang layak.” sarannya.

Menurut Tyo, di beberapa kawasan, seperti Cieunteung dan Andir, warga sudah mulai terserang penyakit seperti flu, diare, muntaber dan gatal-gatal. “Insya Allah, kami dari Best CD dan BMS akan terus menggalang bantuan dari berbagai pihak untuk korban banjir di Kabupaten Bandung. Masih banyak daerah yang masih membutuhkan bantuan, diantaranya makanan siap saji, obat-obatan, alat kebersihan dan air bersih,” ujarnya. ***