best cdDalam konteks pembangunan saat ini, perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada aspek keuntungan secara ekonomis semata, yaitu nilai perusahaan yang direfleksikan dalam kondisi keuangan, namun juga harus memperhatikan aspek sosial dan lingkungannya. Perusahaan bukan lagi sekedar kegiatan ekonomi untuk menciptakan profit demi kelangsungan usahanya, melainkan juga bertanggung jawab terhadap aspek sosial dan lingkungannya. Dasar pemikirannya adalah menguntungkan semata pada kesehatan finansial, tidak menjamin perusahaan bisa tumbuh secara berkelanjutan (sustaintable). Keberlanjutan akan terjamin apabila perusahaan memperhatikan aspek terkait lainnya, yaitu aspek sosial dan lingkungan (Rudito, Budimanta, Prasetijo: 2004)

Sejatinya, diperlukan sebuah CSR partner, sebuah lembaga pemberdayaan mesti hadir sebagai solusi untuk strategi CSR yang tepat sasaran; mengedepankan pentingnya data masyarakat dan assesment (survey mendetail). Lembaga pemberdayaan harus berusaha mewujudkan kebutuhan masyarakat dan kepentingan perusahaan. Pola pemberdayaan difokuskan pada pembangunan masyarakat yang berkelanjutan baik fisik maupun mental spiritual.

Sebuah gerakan pemberdayaan diharapkan berpijak pada kapabilitas melaksanakan perencanaan-perencanaan program pemberdayaan komunitas dan menjadi tenaga pelaksana program-program pengembangan komunitas. Selain itu, gerakan pemberdayaan dapat memberikan jasa konsultasi program pengembangan komunitas bagi perusahaan dan melaksanakan pelatihan terpadu program pengembangan komunitas.

Untuk melaksanakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan, bisa dilaksanakan dalam ragam program konkret, misalnya diantaranya program TK Gratis yang didasari selain penguatan ruhani anak, yang memiliki misi, harapan dan cita-cita demi merealisasikan tujuan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat secara terpadu.

Program seperti ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebagai bekal melanjutkan ke tingkat SD, dan diharapkan peserta didik memiliki akhlak dan kepribadian yang sesuai dengan nilai Islam; mempunyai kedewasaan dan kemandirian serta mampu menyesuaikan dalam lingkungan masyarakat dan keluarga.

Program tersebut sejatinya terkait dengan program lainnya, misalnya Pelatihan dan Kewirausahaan Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan potensi lokal suatu daerah dengan memberikan keterampilan masyarakat dalam membentuk suatu komunitas usaha. Hasil Pelatihan diarahkan agar dapat memberikan peningkatan pendapatan ekonomi yang lebih baik dan membentuk mental masyarakat yang mempunyai jiwa kewirausahaan yang nyata dengan membentuk kelompok—kelompok usaha yang terbina.

Tanggung jawab sosial perusahaan bisa diimplementasikan juga dalam bentuk bantuan untuk bencana. Bencana yang melanda Indonesia adalah musibah yang menuntut rasa empati dari setiap orang. Mitra CSR harus berusaha terdepan dalam menolong dan merehabilitasi korban bencana. Dalam hal ini, kerjasama untuk bahu membahu menolong, mengevakuasi, membangun kembali dan mengobati trauma pasca bencana. Senyum dan optimisme untuk bangkit kembali dari reruntuhan bencana adalah bagian dari tujuan dari program ini.

Selain itu, masih banyaknya masyarakat miskin di Indonesia adalah PR bagi seluruh elemen masyarakat yang peduli. Program-program sosial yang bersifat charity/ bantuan langsung masih sangat diperlukan. Bekerjasama dengan Lembaga sosial, CSR/ PKBL perusahaan, program ini diharapkan menjangkau seluruh pelosok desa terpencil untuk menyalurkan bantuan social dengan mengedapankan akurasi data, prioritas kebutuhan dan program tindak lanjut yang disinergikan dengan program pemberdayaan.

Dalam aspek pendidikan, selain program TK Gratis tersebut diatas, program beasiswa bisa menjadi program yang sangat penting. Banyak potensi, bakat dan kemampuan dari anak bangsa yang tidak berkembang dikarenakan akses untuk mendapatkan pendidikan terkendala faktor ekonomi. Anak-anak yang dari golongan tidak mampu, semakin suram masa depannya karena pendidikan yang rendah. Di sisi lain ada ironi di mana golongan yang mampu menyekolahkan anaknya di sekolah dengan biaya yang sangat besar.

Seperti halnya keterkaitan antara program TK gratis dan pelatihan kewirausahaan masyarakat, program beasiswa ini mengkombinasikan charity dengan pemberdayaan. Para penerima beasiswa diajak untuk ikut serta dalam program pembinaan mental, skill dan pengetahuan secara berkala. Sehingga diharapkan mempunyai skill dan kemampuan untuk mengembangkan diri untuk lebih berprestasi. Pembinaan juga dilaksanakan kepada orangtua penerima beasiswa. Para orang tua juga ikut dalam program pemberdayaan ekonomi sehingga diharapkan para orangtua meningkat pendapatannya dan secara perlahan menjadi mandiri dan dapat menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang berikutnya.

Selanjutnya, program go green tak kalah penting untuk konteks Indonesia dewasa ini. Hutan Indonesia adalah salah satu paru-paru dunia. Keberadaan hutan yang lestari sangat penting bagi kelestarian lingkungan bumi. Isu pemanasan global akan memberikan dampak bagi keberlangsungan hutan Indonesia. Ini terbukti dengan sorotan internasional ketika masih banyak pembalakan dan perdagangan kayu secara  illegal. Kerusakan hutan yang sudah parah ditambah dengan ketidakpedulian masyarakat dalam menjaga keberadaan pohon.

Program penghijauan adalah salah satu upaya melestarikan lagi hutan dan mengupayakan dunia yang “hijau” dengan berbagai program. Program penghijauan yang telah dilaksanakan yaitu penanaman pohon produktif. Penanaman dimaksudkan selain untuk penghijauan juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat karena yang ditanam adalah pohon produktif seperti mangga, lengkeng, rambutan dan durian.

Walhasil, kerjasama antara perusahaan-perusahaan dan lembaga pemberdayaan menjadi sebuah keniscayaan bagi sebuah pemberdayaan masyarakat yang tepat sasaran.

BEST COMMUNITY DEVELOPMENT